Computer Base Test (CBT) sebagai Media Pembelajaran Alternatif

0

Computer Base TestS1 Informatika ST3 Telkom – CBT (Computer Base Test) merupakan solusi dari model Paper Base Test (Ujian berbasis kertas/manual). Dimana permasalahan – permasalahan pada Paper Base Test baik dari sisi panitia ujian nasional maupun peserta ujian seperti, lamanya waktu pengoreksian, masalah pendistribusian soal, kemungkinan kecurangan peserta, hingga penghematan kertas.

Aplikasi CBT ini tercetus atas dasar kebutuhan di salah satu sekolah tingkat menengah umum di Banyumas dan mendukung program pemerintah untuk memberikan alternatif media pembelajaran maupun evaluasi pembelajaran dengan menerapkan teknologi Informasi dan Komunikasi maupun budaya paperless dengan beralih dari sistem ujian nasional berbasis kerta menjadi Computer Base Test. Tidak hanya menjadi sebuah sistem yang dapat digunakan untuk UNAS (Ujian Nasioal) berbasis komputer, CBT juga dirancang untuk bisa menjadi sistem Computer Base Test lainya seperti; Ujian Tengah Semester dan Ujian Semester.

Pengembangan sistem ini bertujuan untuk menghemat waktu pengoreksian lembar jawaban, karena ketika peserta ujian selesai mengerjakan soal pada saat itu juga nilai sudah diproses dan didapatkan. CBT ini juga bertujuan untuk meminimalisir kecurangan, karena urutan soal yang diterima tiap peserta akan berbeda pastinya dengan mempertimbangkan tinggkat kesulitan setiap soal, dengan begitu diharapkan sistem ini dapat membantu pemerintah untuk menciptakan pemuda – pemudi yang berkarakter dan jujur.

Sistem CBT yang telah di develop dan terus dikembangkan oleh mahasiswa – mahasiswa S1 Informatika ST3 Telkom Purwokerto ini sedang didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Sistem ini dikembangkan sebagai salah satu tugas besar matakuliah yang diselenggarakan di Program Studi S1 Informatika ST3 Telkom Purwokerto. Dalam pembuatannya mahasiswa menggunakan langkah – langkah sebagai berikut:

  • Analysis

    diawali dengan melakukan analisis permasalahan yang dihadapi masyarakat sekitar dengan melakukan observasi langsung ke salah satu sekolah di Banyumas.

  • Design

    Selanjutnya mahasiswa mendesain kebutuhan sistem dari permasalahan yang dihadapi sekolah. Proses ini merupakan tahapan menterjemahkan kebutuhan stakeholder ke dalam sebuah desain sistem

  • Coding

    Tahap ini merupakan tahap menterjemahkan desain sistem ke dalam bahasa pemrograman yang dapat dimengerti oleh komputer.

  • Testing

    Tahap testing atau tahap uji coba merupakan proses untuk mencari error dari sistem yang dikembangkan. Tahap ini dapat dilakukan menggunakan metode Black Box ataupun white box.

  • Implementation

    Merupakan tahap dimana memasang sistem pada lingkungan yang sesungguhnya.

  • Maintenance

    Merupakan tahap yang dilakukan untuk dapat mengembangkan atau perawatan sistem secara berkelanjutan untuk menjaga performansi dari sistem.

Modul Praktikum Pemodelan Basis Data

0

MODUL PRAKTIKUM PEMODELAN BASIS DATA

Modul Praktikum Pemodelan Basis DataBuku dengan Judul Praktikum Pemodelan Basis Data ini merupkan modul praktikum yang digunakan oleh Mahasiswa S1 Informatika STT Telematika Telkom Purwokerto. Setelah mengikuti proses pembelajaran dan praktikum matakuliah Pemodelan Basis Data ini dengan menggunakan salah satu Relational Database Management Systems (RDBMS) dan query language (C) Mahasiswa S1 Informatika (A) mampu menerapkan(C3) konsep basis data dan membangun(C6/P2) serta mendemonstrasikan(P2) sistem basis data (B) untuk membantu(A2) menyelesaikan/memodelkan permasalahan kehidupan sehari – hari dengan baik (D). Modul praktikum ini digunakan untuk membantu mahasiswa dalam meningkatkan skill praktis dalam pembelajaran matakuliah Pemodelan Basis Data. Modul Praktikum ini terdiri atas 8 (Delapan) pokok bahasan meliputi:

  1. Pengenalan Lingkungan Kerja SQL

    Menekankan pada kemampuan pengenalan lingkungan kerja perangkat lunak sistem manajemen basis data dan kemampuan praktis instalasi tools yang digunakan dalam pemrograman Database.

  2. Database dan Tabel

    Menekankan pada kemampuan pembuatan database dan tabel dengan menerapkan Data definition Language (DDL). selain itu juga mahasiswa dibekali kemampuan basic modifikasi tabel.

  3. Manipulasi Data CRUD

    Menekankan pada kemampuan penerapan perintah – perintah SQL seperti Create, Update, Delete untuk memanipulasi data dalam database.

  4. Retrieve Data dengan Perintah SELECT

    Menekankan pada kemampuan pencarian dan menampilkan data dengan perintah SELECT dan kombinasinya.

  5. Retrieve Data dengan Operasi Himpunan

    Menekankan pada kemampuan penerapan operasi himpunan menggunakan perintah UNION, INTERSECT, maupun EXCEPT pada database untuk memanipulasi data.

  6. Retrieve Data dengan Kombinasi Perintah SELECT, GROUPING BY

    Menekankan pada kemampuan pencarian kembali data dan mengelompokkannya serta mampu menampilkan data dengan pencocokan pola atau karakter.

  7. Relational Database

    Menekankan pada kemampuan pembuatan relasi antar tabel dan membuktikan integritas data dengan tabel yang saling berhubungan.

  8. ERD

    Menekankan pada kemampuan penggunaan tools untuk membuat conceptual data model sebagai dokumen perancangan database. Modul 8. (more…)

Kisi – Kisi UTS ORKOM

0

Dear anak2ku yg sy cintai dan sy banggakan…

Pelaksanaan ujian tengah akhir semester Genap 2015/2016 sudah di depan mata..siap tidak siap kalian akan menjalaninya dan harus berusaha menjadi yang terbaik diantara yang terbaik bagi diri sendiri, orang tua, agama, bangsa dan negara. Maka persiapkanlah segala sesuatunya dengan baik, tepat, cermat dan teliti. Dosen berperan sebagai fasilitator dan motivator untuk kalian dalam belajar, akan tetapi kesuksesan kalian, terletak pada seberapa gigih usaha kalian untuk meraih sukses. Sebagai fasilitator, berikut saya sampaikan Kisi – Kisi Soal UTS Orkom Didi Supriyadi angkatan 2015 yang saya ampu. Selanjutnya doa dan usaha kalian yang akan menentukan kesuksesan kalian. Selamat belajar dan semoga sukses.

Manajemen Proyek dan Teknologi Informasi

0

Pendekatan sistem muncul pada 1950-an untuk menggambarkan pendekatan yang lebih analitis untuk manajemen dan pemecahan masalah. Manajemen harus mampu melihat bagaimana proyek berhubungan dengan seluruh organisasi

Tiga Pendekatan Sistem meliputi:

  • Sistem filsafat: model keseluruhan untuk memikirkan hal-hal seperti sistem. Systems are sets of interacting components working within an environment to fulfill some purpose.
  • Analisis sistem: pendekatan pemecahan masalah
  • Sistem manajemen: penentuan bisnis, teknologi, dan masalah organisasi sebelum membuat perubahan ke sistem

Three Sphere model untuk manajemen merupakan Ide sederhana menangani tiga bidang manajemen sistem – bisnis, organisasi, dan teknologi – dapat memiliki dampak besar pada pemilihan dan pengelolaan proyek dengan sukses.

 

Untuk lebih lanjut memahami Manajemen Proyek dan TI silahkan unduh link Pertemuan 3_Manajemen Proyek dan Teknologi Informasi

Pengenalan Manajemen Proyek

0

Banyak orang maupun organisasi sekarang mempunyai minat baru atau berminat lagi pada manajemen proyek. Pada tahun 1980, manajemen proyek fokus pada penyediaan jadwal dan sumber daya data bagi top manajemen khususnya di sektor militer, komputer, dan industri kontruksi, akan tetapi saat ini sudah melibatkan lebih banyak sektor.

Hardware, software, jaringan komputer, tim kerja yang multidisiplin dan global telah mengubah lingkungan kerja secara drastis. Total belanja global barang teknologi, jasa, dan staf diproyeksikan mencapai $ 2,4 triliun di tahun 2008, meningkat 8 persen dari tahun 2007.

saat ini, pemerintah, dan organisasi mengakui bahwa untuk menjadi sukses, mereka harus fasih dengan dan menggunakan teknik manajemen proyek modern. Individu menyadari bahwa untuk tetap kompetitif di tempat kerja, mereka harus mengembangkan keterampilan untuk menjadi anggota tim proyek yang baik dan manajer proyek. Mereka menyadari bahwa banyak konsep manajemen proyek akan membantu mereka dalam kehidupan sehari-hari mereka saat mereka bekerja dengan orang-orang dan teknologi pada sehari-hari.Materi detail silahkan lihat di Pertemuan 2_Pengantar MPSTI fix

Introduction Architecture and Organization Computer

0

Untuk dapat menggunakan perangkat Komputer dengan Efektif dan Optimal, seseorang harus memahami Arsitektur, Organisasi, Struktur dan Fungsi dari Komputer secara umum. Arsitektur Komputer merupakan atribut-atribut dari sistem yang terlihat seorang programmer atau, dengan kata lain, atribut-atribut yang memiliki dampak langsung pada eksekusi logis dari sebuah program. Contoh atribut arsitektur termasuk set instruksi, jumlah bit yang digunakan untuk merepresentasikan berbagai jenis data (misalnya, angka, karakter), I / O mekanisme, dan teknik untuk pengalamatan memori. Sedangkan Organisasi Komputer mengacu pada unit operasional dan interkoneksi mereka yang merealisasikan spesifikasi arsitektur. Contoh Atribut organisasi termasuk detail-detail hardware transparan untuk programmer, seperti sinyal kontrol, interface antara computer dan peripheral, dan teknologi memori yang digunakan (Stallings, W. 2010. Computer Organization and Architecture, 8th Edition). Untuk materinya dapat di download Pertemuan 1 dan 2_Pengantar Orkom 2015.

Kuliah Arsitektur dan Organisasi Komputer

0

Teknologi komputer terdiri dari hardware, soft ware dan brainware. Komputer merupakan jantung dari ilmu komputasi. Untuk menjadi profesional di bidang komputasi, mahasiswa tidak boleh hanya menganggap komputer sebagai kotak hitam yang mengeksekusi program dengan sihir. Mahasiswa harus memahami konsep fungsional, karakteristik, arsitektur dan organisasi komputer sehingga setelah memahami konsep tersebut mahasiswa akan mampu mengaplikasikan dan mampu mengoptimalkan teknologi komputer sebagai upaya memenuhi kebutuhan teknologi Machine to Machine (M2M) bagi masyarakat yang merupakan teknologi komunikasi dari mesin ke mesin.

Teknologi M2M mengacu pada teknologi yang memungkinkan sistem nirkabel dan kabel untuk dapat melakukan komunikasi dengan perangkat yang sejenis lainnya. M2M dapat melibatkan industri instrumentasi (termasuk perangkat sensor) untuk menangkap suatu peristiwa yang disampaikan melalui jaringan (nirkabel, kabel, hybrid) ke aplikasi yang menterjemahkan peristiwa yang ditangkap menjadi informasi yang bermakna.

Usaha mewujudkan tujuan tersebut, matakuliah ini diberikan untuk membantu mahasiswa memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang arsitektur dan organisasi komputer yang dapat diimplementasikan dalam karirnya dalam pemenuhan kebutuhan teknologi M2M.

Sumber :

Silabus ORKOM

A : Stallings, William. 2010. Computer Organization and Architecture Designing for Performance 8th Edition. Prentice Hall. New Jersey.

B : Null, Linda, and Lobur, Julia., 2003. The Essentials of Computer Organization and Architecture. Jones and Bartlett. America.

C : El-Barr, Abd, M., and El-Rewini, H., 2005. Fundamentals of Computer Organization and Architecture. Wiley Interscience. Canada.

D : Patterson, A., David, and Hennesey, L., Jhon, 2005. Computer Organization and Design the Hardware/Software Interface. Morgan Kaufmann Publishers. USA

Kuliah Manajemen Proyek STI

0

Mata kuliah Manajemen Proyek Sistem dan Teknologi Informasi merupakan mata kuliah yang bertujuan membekali mahasiswa untuk dapat mengetahui, memahami dan mampu mengelola proyek sistem dan teknologi informasi melalui tugas dan studi kasus dari awal hingga akhir semester.
Mata kuliah MPSTI menitikberatkan pada bagaimana membentuk dan menumbuhkan pemahaman bagi mahasiswa mengenai fungsi – fungsi manajemen proyek sistem dan teknologi informasi dari sudut pandang penggunaan mulai dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi dan finalisasi proyek.
Pada Pertemuan awal, disampaikan kontrak perkuliahan yang berisi tujuan dari pembelajaran matakuliah dan aturan main bagi mahasiswa dan dosen dalam melaksanakan kuliah selama satu semester mendatang. Adapun Kontrak Kuliah dapat di unduh disini Kontrak Perkuliahan MPSTI_MKB3422_Didi Supriyadi ST3 Telkom Purwokerto.

Untuk buku Referensi yang digunakan adalah sebagai berikut:

Schwalbe, Kathy. 2011. Information Technology Project Management 6e Revised. Course Technology. Cengage Learning dan Project Management Institute. Project Management Body of Knowledge. 2008.

Welcome

0

Selamat Datang di blog saya dan selamat berselancar. Terima kasih

Go to Top